2017, BEI Target 12 Ribu Nasabah Baru

2017, BEI Target 12 Ribu Nasabah Baru

Kepala Pusat Informasi Go Public Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya Dewi Sriana. foto: arya wiraraja/enciety.co

Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Surabaya menargetkan mendapat 12.000 nasabah yang membuka rekening modal baru pada tahun 2017.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Informasi Go Public Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya Dewi Sriana, saat dikonfirmasi enciety.co, Jumat (10/3/2017).

Kata Dewi, untuk mewujudkannya pihaknya memiliki beberapa jurus baru yang direpresentasikan pada beberapa program. Di antaranya program Yuk Nabung Saham, Yuk Nabung Saham Go, Forum Calon Investor dan Program Kegiatan Aktivasi Investor.

“Sebagai pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek modal, pada tahun ini kami bakal menggelar berbagai program terobosan untuk mendongkrak jumlah rekening efek yang dibuka,” papar dia.

Selain itu, BEI juga membuat berbagai terobosan untuk mengerek jumlah emiten yang ada dengan cara One on One Meeting. Lantas, untuk dapat menggaet masyarakat agar mau berinvestasi dalam pasar modal, BEI bakal bekerjasama dengan para emiten atau perusahaan yang telah terdaftar dalam BEI.

“Kami akan ajak bergabung pegawai dalam perusahaan yang telah terdaftar dalam BEI dengan cara membukakan akun secara otomatis,” terang Ana, begitu karib ia disapa.

Dia juga menuturkan, bagi masyarakat yang telah memiliki akun dan kurang aktif, pihaknya memiliki program coaching clinic. Selain itu, jika pihaknya juga memiliki program Kegiatan Aktivasi Investor.

Program-program ini digiatkan tidak lain untuk dapat lebih memberikan edukasi kepada para investor agar lebih aktif. Sesuai data yang kami kumpulkan, kebanyakan para investor yang tidak aktif tersebut dikarenakan mereka kurang percaya diri memainkan modal mereka yang ada di rekening efek.

“Dengan adanya program tersebut, kami sangat berharap agar mereka dapat lebih pede dan aktif lagi,” tambah Ana. (wh)

Marketing Analysis 2018