2016, Tantangan Berat Industri Semen

2016, Tantangan Berat Industri Semen

*Ram Surahman                                    ….

Tahun 2016 menjadi tahun penuh tantangan bagi industri semen nasional. Landscape kompetisi 2016 diprediksi bakal lebih riuh. Ini seiring dengan makin maraknya pemain baru menghiasi persaingan industri semen nasional. Bayang-bayang over supply mengiringi.

Asosiasi Semen Indonesia (ASI) memperkirakan bahwa total kapasitas pabrik semen nasional hingga tahun 2016 mencapai 92,8 juta ton. Jumlah ini naik dari tahun 2015 yang berkisar 88,2 juta ton. Adapun terjadinya peningkatan seiring penambahan produksi dari perusahaan semen eksisting maupun new entrant .

Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Widodo Santoso mengungkapkan, permintaan semen nasional tahun depan diperkirakan mencapai 69 juta ton. Mudah-mudahan kita sanggup karena tahun 2016 total kapasitas produksi semen nasional diperkirakan naik hingga 92,8 juta ton. Jika kenaikan demand hanya 8 persen per tahun, Indonesia akan mengalami over supply semen pada tahun 2020.

Dari data yang dirilis ASI, pemain existing yang sudah mapan dan akan menambah kapasitas produksi adalah PT Indocement Tunggal Perkasa. Pemegang merek Indocement ini bakal meresmikan pabrik baru di Jawa Barat. Pabrik yang diresmikan bulan Februari ini miliki kapasitas produksi 4,4 juta ton. Ini adalah pabrik dengan kapasitas terbesar di Indonesia. Hal yang sama juga dilakukan oleh Semen Merah Putih. Perusahaan milik Grup Wilmar ini akan menggerojok pasar nasional dengan jutaan ton semen.

Di antara New Entrant yang paling agresif di pasar adalah Anhui Conch dari China. Conch membangun beberapa fasilitas baru diantaranyaCement Plant Tanjung (Kalimantan Selatan), Grinding Plant  Merak (Banten),  Cement Plant Barru (Maros Sulsel) dan Cement Plant Manokwari.  Semua fasilitas itu dibangun didesain menyasar hampir semua pulau besar di Indonesia. Mulai Sumatera hingga Papua. Strategi serupa juga dilakukan Semen Merah Putih. Sederet fasilitas dibangun guna  mengunci pasar domestik dengan produk mereka. Diantaranya cement Plant Bayah dan Grinding Plant Ciwandan (Banten), Grinding Plant Gresik (Jatim), Grinding Plant Medan (Sumatera Utara) dan  Packing Plant Pontianak (Kalbar).

Selanjutnya: Ramai-ramai menaikkan produksi…

Marketing Analysis 2018