11 PTN-BH Bahas Kejelasan Otonomi di ITS

11 PTN-BH Bahas Kejelasan Otonomi di ITS

Para petinggi PTN-BH se-Indonesia yang akan membahas otonomi kampus di Its. foto:humas its

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dipercaya sebagai tuan rumah Pertemuan 11 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dan juga Forum Majelis Wali Amanat (MWA), Majelis Senat Akademik (MSA) serta Asosiasi Dewan Guru Besar PTN-BH se-Indonesia yang akan dilaksanakan di Gedung Researh Center (Pusat Riset) ITS, 4-5 April 2018.

Kegiatan ini untuk meningkatkan akselerasi implementasi otonomi PTN-BH. Dalam hal ini berdasarkan peraturan perundang-undangan yang melibatkan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Kementerian Keuangan, dan Kementerian Sekretaris Negara. Untuk itu, dalam kegiatan forum ini rencananya juga akan dihadirkan empat menteri terkait.

Forum pertemuan ini akan dihadiri langsung para rektor, anggota MWA, Senat Akademik dan Dewan Guru Besar dari 11 PTN-BH di Indonesia. Antara lain dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Sumatera Utara, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Universitas Hassanuddin, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Tujuan utama forum pertemuan yang kali pertama digelar ini adalah untuk mencapai otonomi PTN-BH guna meningkatkan kualitas sekaligus mengangkat peringkat PTN Indonesia dalam taraf internasional.

“Melalui forum ini kami berharap dapat menghasilkan kejelasan hak dan kewajiban terkait otonomi PTN-BH,” ujar Prof Tridoyo Kusumastanto, Ketua MSA PTN-BH dalam jumpa pers di ruang kerja Rektor ITS, Selasa (3/4/2018).

Selain itu, lanjutnya, terdapat beberapa topik lainnya yang akan dibahas pada forum tersebut. Di antaranya pengembangan keilmuan yang saat ini sangat dibutuhkan, pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (iptek), kerjasama dalam PTN-BH untuk pengembangan program-program, dan peraturan-peraturan yang mengatur perkembangan perguruan tinggi.

Marketing Analysis 2018